Sabtu, 12 Januari 2013

MUGEN NO RYVIUS

Setting yang diambil adalah tahun 2225, dimana tata surya sudah bisa dijelajahi oleh manusia, dan telah terjadi sebuah peristiwa yang disebut Gedult Phenomenon. Peristiwa itu terjadi pada tahun 2137 dan semuanya bermula dari matahari sebagai pusat tata surya telah memancarkan energi mgnetik yang dapat menghancurkan segala macam partikel yang masuk kedalamnya. Akibat peristiwa itu maka banyak timbul lautan Gedult di luar angkasa, dimana tak seorangpun dapat hidup didalamnya. Pada saat itu Bumi terlindung dari Gedult Phenomenom karena adanya satelit pelindung di luar Bumi yang menghalau energi tersebut langsung menghantam Bumi. Untuk mengatasi keberadaan lautan Gedult yang berada diluar angkasa, maka pada tahun 2213 pemerintah Bumi membuat sebuah proyek rahasia dengan membuat kapal yang diberi nama Ryvius. Kapal tersebut dibuat untuk memungkinkan manusia dapat tetap menjelajahi ruang angkasa, tanpa terganggu oleh lautan Gedult. Proyek itu berhasil, namun karena suatu hal kapal itu diambil dari tangan Comrade dan secara rahasia disembunyikan didalam Lieve Delta. Dan dimasa inilah hidup tokoh-tokoh dalam kisah ini.
Kisah dimulai dari seorang anak bernama Aiba Kouji yang berkemas untuk pergi ke tempat pusat pelatihan navigator, Liebe Delta. Sebelum berangkat dia berpesan kepada ibunya agar adiknya Aiba Yuuki jangan dibiarkan masuk kedalam kamarnya. Ia tidak mau kamarnya berantakan oleh ulahnya, karena memang sang adik tidak serapih dirinya. Perrhatian ibunya ketika hendak pergi dinilainya terlalu berlebihan sehingga Kouji sering merasa risih dengan perlakuan ibunya yang selalu memanjakannya.Kouji mengatakan pada ibunya jangan terlalu khawatir mengenai dirinya karena ia sudah dewasa. “Bukankah ibu sendiri yang menghendaki saya untuk lebih bisa mandiri?” perkataan itu keluar dari mulut Kouji seraya berjalan keluar rumah. Perjalanan menuju Liebe Delta ditempuhnya dengan menggunakan kereta. Ketika menaiki kereta, Kouji dikagetkan oleh teman cewek sejak kecilnya, Aoi. Lebih kaget lagi setelah Kouji tahu bahwa tempat tujuan mereka sama, sekaligus karena permintaan ibu Kouji agar menjaga kedua anaknya.
Mendengar bahwa Yuuki juga mengikuti pelatihan yang sama, di dalam hatinya Kouji merasa kesal. Segala mecam umpatan serta pikiran-pikiran yang mempertanyakan kenapa hal itu bisa terjadi, terus mengusik hatinya.
Kouji sendiri sudah sebulan lamanya menjalani pelatihan level 2 di Liebe Delta. Selama pelatihan, Kouji ditemani oleh rekan letihannya, Oze Ikumi, seorang anak yang ceria dan penuh semangat yang sangat dapat menjadi partner latihan Kouji. Berbeda dengan yang terjadi pada Yuuki, selama pelatihan, rekan latihannya selalu tidak sependapat dan menganggap Yuuki terlalu ingin menguasai segalanya, sehingga tak jarang partner latihannya menjadi marah. Melihat keadaan itu, Kouji hanya berkata kepada partner latihan Yuuki bahwa mereka masih bisa mengganti parter selama pelatihan. Uniknya mungkin hanya Aoi yang tahu hubungan kakak-adik antara Kouji dan Yuuki, karena tak seorangpun di Lieve Delta yang tahu hal ini, bahkan Ikumi yang dekat dengan Kouji pun tak tahu. Hanya saja disini, banyak yang mengenal nama Yuuki karena skill nya yang memadai selalu membuat namanya berasa di papan teratas daftar nama peserta pelatihan itu.
Di balik kehidupan para peserta pelatihan, terdapat rencana jahat yang disusun oleh sekelompok orang tertentu. Rencana tersebut dijallankan pada saat Lieve Delta sedang melakukan proses dive, saat dimana Lieve Delta masuk kedalam lautan Gedult sebagai salah satu latihan untuk para navigator senior dan para navigator dari kelompok Zwei. Zwei adalah sekelompok anak yang sudah danggap expert dalam navigasi, sehingga mereka dipercaya untuk ikut mengendalikan Lieve Delta. Dan segala kegiatan mereka disiarkan langsung supaya dapat dilihat dan dijadikan panutan oleh para peserta atihan lain.
Salah seorang anggota Zwei yang dijadikan primadona adalah Yuiri Bahana. Pada saat Lieve Delta memasuki lautan Gedult, keadaan yang semula normal menjadi tak  terkendali karena para awak di ruang utama dibunuh oleh 2 orang tak dikenal yang menyusup untuk menguasai Lieve Delta. Situasi yang tak normal ini selain dirasakan oleh kelompok Zwei, juga dirasakan oleh Kouji dan Ikumi. Dampaknya ternyata membuat beberapa bagian luar Lieve Delta terkikis hancur, sehingga banyak orang yang terjebakmeminta pertolongan. Ikumi dan Kouji yang tanggap dengan sinyal SOS itu segera berusaha untuk menyelamatkan mereka. Namun Aoi yang melihat tindakan mereka menjadi khawatir akan keselamatan Kouji karena dia merasa walaupun Kouji orangnya berani namun skill nya tidaklah tinggi. Karena itu ia meminta tolong pada Yuuki untuk membantu Kouji. Namun apa yang terjadi? Ikumi dan Kouji yang sudah berada darimana sinyal SOS berasal dan siap membukanya, dicegat oleh Yuuki. Yuuki mengatakan bahwa kakaknya bodoh karena jika pinti itu dibuka maka keseimbangan akan terganggu, sedangkan Kouj bersikeras akan tetap berusaha menyelamatkan jiwa orang yang berada di balik pintu itu. Karena menyelamatkan jiwa orang adalah prioritas paling utama.
Yuuki yang kesal dengan tindakan kakaknya, segera memukul dan terjadilah perkelahian diantara mereka. Akibat itu, nyawa orang di balik pintu pun tak terselamatkan, seiring menghilangnya sinyal SOS tersebut. Sebuah getaran hebat memisahkan Yuuki dari Kouji dan Ikumi, Ikumi merasa sangat menyesal dan sedih karena tak dapat menyelamatkan nyawa orang itu, membayangkan bagaimana perasaan takut orang itu sambil menunggu pertolongan yang tak pernah datang. Disaat itulah Ikumi baru tahu bahwa Yuuki adalah adik Kouji. Menghadapi kenyataan darurat ini, maka kelompok Zwei segera semaksimal mungkin berusa untuk mengendalikan Lieve Delta dari kehancuran, dan menyuruh pera penghuni Lieve Delta yang masih hidup untuk mengevakuasikan diri dan bergerak ke Liver, sebuah kapal yang berada di bagian tengah Lieve Delta untuk menyelamatkan diri.
Di tengah kepanikan orang-orang yang berebut menuju Liver, Kouji dan Ikumi menemukan Faina.S.Shinosaki yang sedang terkulai lemas. Lalu mereka berusaha untuk membawa Faina ke arah Liver. Namun mereka sedikit sehingga banyak jalan-jalan yang sudah tertutup secara otomatis. Dengan perasaan takut, mereka terus berusaha  mencari jalan alternatif lain untuk mencapai Liver. Di saat inilah Kouji melihat sosok Naya muncul di hadapannya dan menghilang secara misterius meninggalkan berbagai macam pertanyaan pada diri Kouji. Sementara itu para guru yang masih selamat berusaha untuk menolong para anak didiknya dalam menyelamatkan diri dengan melepaskan bagian-bagian ‘kulit’ Lieve Delta dari luar supaya Liver dapat meluncur dengan stabil. Namun usaha ini ternyata harus mereka bayar dengan nyawa.
Saat-saat terakhir Liver hendak diluncurkan, Aoi dan Kozue yang sadar kalau Kouji dan Ikumi tidak ada diantara mereka mulai merasa sedih dan putus harapan untuk bertemu dengan mereka lagi, di tengah kesedihan mereka tiba-tiba anak-anak lain bersorak sorai menyambut kedatangan Kouji dan Ikumi yang juga membawa Faina yang mash pingsan. Spontan Aoi dan Kozue lega menyambut kedatangan mereka berdua, berbeda dengan Yuuki yang benci dengan ulah kakaknya yang ia anggap ingin menjadi sok pahlawan dengan menolong Faina. Kemudian kelompok Zwei memilih untuk tidak memberikan informasi secara detail mengenai apa yang terjadi dengan Lieve Delta dan pembunuhan yang terjadi di sana. Mereka khawatir info ini malah akan menimbulkan kepanikan yang lebih hebat.
Hal ini tercium oleh kelompok Blue, yang terdiri dari orang-orang handal berperang dengan prinsip demi mencapai apa yang mereka inginkan maka mereka menghalalkan segala cara, bahkan dengan kekerasan untuk mendapat info tepat. Bahkan mereka tak segan-segan menjadikan anggota Zwei yang bernama Gud Turtleland 3rd sebagai sumber untuk mendapat info itu. Karena menjadi sasaran tetap maka dia kemudian diberi nickname Charlie oleh kelompok Blue. Tak seorang pun tahu bahwa 2 orang dalang dalam peristiwa di Lieve Delta ikut menyusup dalam Liver dan mengambil alih kendali ruang kontrol Liver yang dikuasai oleh kelompok Zwei. Kouji dan Ikumi yang tanpa sengaja bertemu dengan 2 pembajak itu juga tertawan di ruang kontrol. Mencium keadaan yang mencurigakan maka kelompok Blue diam-diam bergerak ke arah ruang kontrol dan berhasil membekuk pera pembajak, namun pada saat Blue hendak menembak mereka, Ikumi segera menghalangi karena dia tak ingin ada pertumphan darah. Blue membentak Ikumi supaya jangan memerintahnya karena Blue tidak suka diperintah, setelah itu Blue dan kelompoknya meninggalkan ruang kontrol. Sejak saat itu, demi menjaga kelangsungan hidup anak-anak yang ada maka dari sekian banyak anak yang tertampung di Ryvius dibagi-bagi dalam kelompok yang terdiri dari 5 sampai 7 rang, di saat inilah anak-anak mulai berinteraksi satu sama lain walaupun dengan orang yang belum dikenalnya sekalipun, di sini mereka juga harus membiasaka diri mereka menyesuaikan diri dengan keadaan sekitar dan harus mampu bersosialisasi.
Kelompok Zwei kemudian mengetahui ternyata ada kelompok orang yang mendalangi semua peritiwa yang mereka alami. Dan diketahui juga ada sebuah kelompok yang mengikuti Liver. Pada saat genting, mereka menemukan sebuah kapal yang selama ini disembunyikan di dalam Liver. Kapal itu adalah Ryvius, kelompok Zwei yang menemukan ruang kontrol untuk mengemudikan dan menghindar dari kehancuran akibat gesekan dengan lautan Gedult tidak membuakan hasil apa-apa, karena mereka sangat asing dengan sistem yang dimiliki Ryvius. Disaat-saat genting karena musuh yang ternyata menghendaki Ryvius terus mengejar, tiba-tiba sosok Naya bersinkronisasi dengan perasaan anak-anak yang ada dalam Ryvius dan Ryvius pun tiba-tiba bergerak sendiri menghindar dari lawan yang menghendakinya sekaligus keluar dari lautan Gedult.
Tetapi musuh tidak mau melepaskan Ryvius begitu saja sehingga Ryivus selalu dibayangi oleh bahaya. Sementara itu anak-anak selalu berharap pertolongan cepat datang dan menyelamatkan mereka dari kepanikan yang mereka hadapi, namun setiap pesawat yang mereka temukan dan dianggap sebagai pesawat penyelamat ternyata adalah pesawat musuh. Walau berbagai rahasia beruaha disembunyikan oleh kelompok Zwei, Blue beserta kelompoknya tetap dapat menciumnya dan memutuskan mengambil alih kontrol Ryvius dengan cara membajak ruang kemudi dan menjadikan kelompok Zwei dan beberapa orang sipil (Kouji, Yuuki, Ikumi, dan Faina) sebagai tawanan untuk bekerja demi mereka. Tetapi Yuuki selalu berusaha untuk melawan Blue beserta kelompoknya sehigga tidak jarang muka beserta tubuhnya lebam penuh luka dipukuli Blue beserta kelompoknya, nampaknya Blue menjadi sangat tidak suka dengan adanya Yuuki dan setiap saat Blue bisa membunuhnya. Tetapi sebagai kakak, Kouji tetap berusaha untuk menolong Yuuki walaupun dia sendiri membencinya, selain itu Ikumi selalu berusaha menasehati Yuuki supaya memperbaiki sikapnya karena Ikumi sendiri mengerti bagaimana perasaan Yuuki selama ini terhadap kakaknya dan sedikit demi sedikit Ikumi mulai bisa mengerti Yuuki dan menjadi dekat dengannya. Kelompok Blue yang mengambil alih komando Ryvius memberitahukan kepada anak-anak lain bahwa selama ini Zwei selalu menyembunyikan informasi-informasi penting dari mereka, sehingga anak-anak menjadi tidak percaya pada Zwei dan membencinya. Keadaan ini membuat bingung kelompok Zwei karena bagi mereka apa yang mereka lakukan selama ini semuanya demi kebaikan semua, tapi kini mereka dimusuhi. Kebngungan ini sangat dirasa oleh Yuiri yang selalu mengharapkan pertolongan datang untuk menolongnya keluar dari kebingungan itu.
Kelompok Zwei dan Blue menemukan sebuah Mecha berbentuk robot yang diberi nama Vital Guarder di dalam Ryvius dan diyakini bisa dijadikan senjata untuk menghadapi musuh-musuh yang kemungkinan akan datang untuk menyerang sehingga para pilot yang terpilih terus berlatih untuk mengendalikannya. Sejak saat itulah Ryvius kemudian sering terjun ke dalam kancah pertempuran untuk membela diri dari serangan-serangan musuh, menjelajah ruang angkasa tanpa batas dan mengharapkan bantuan yang tak kunjung tiba.