Sabtu, 12 Januari 2013

DRRR!


Mikado Ryugamin, seorang anak muda yang memutuskan untuk pindah ke daerah Ikebukuro untuk melanjutkan sekolahnya di salah satu SMA swasta atas ajakan teman masa kecilnya yaitu Kida Masaomi, dengan harapan menemukan kehidupan yang tidak biasa. Kida memperkenalkan kehidupan di Ikebukuro dan memperingati bahaya yang ada di kota itu berupa kejahatan yang sering terjadi, genk Dollars (geng warna yang nggak diketahui wujudnya, yang terus memperluas kekuasaannya di Ikebuono), dan mengenai Bike Biker sang legenda kota yang mengedari motor tanpa suara mesi dan lampu.

Dihari pertamanya datang ke Ikebukuro, secara kebetulan dia langsung bertemu dengan Bike Biker saat sedang menyebrang di lampu merah. Pakaian yang serba hitam seperti bayangan sempat membuatnya takut sekaligus terpukau. Menanggapi hal itu, Kida berasumsi mungkin kedatangan Ryugamine ke Ikebukuro sudah di sambut oleh kota ini. Selanjutnya, sambil terus menjelajahi jalanan Ikebukuro yang ramai, Ia bertemu dengan berbagai macam orang aneh yang merupakan kenalan Kida, mulai dari Saburo Togusa, Kyohei Kadota, Walker Yumasaki dan Erika karisawa yang merupakan penggila-berat komik dan sebenarnya juga mereka adalah anggota Dollars. Lalu, secara kebetulan juga bertemu dengan Izaya Orihara. Orang yang Kida bilang jangan sampai membuat masalah dengannya, keyakinannya selalu  berubah dalam 5 detik dan dia merupakan seorang Informan licik. Dengarkan saja suara tawanya membuat buku kuduk merinding.
Izaya pergi setelah mengetahui nama Ryugamin dengan alasan ‘ada urusan’, yaitu mengadakan pertemuan dengan 2 orang gadis frustasi yang berniat bunuh diri bersama lewat jejaring internet. Dari awal Izaya yang tidak berniat bunuh diri bersama hanya mendengarkan curhatan mereka dan berkomentar sinis dengan lidah tajamnya mebuat gadis-gadis frustasi itu semakin depresi mendengarnya. Izaya yang sebelumnya telah memasukkan sesuatu kedalam minuman mereka menunggu hingga mereka tidak sadarkan diri, kemudian memasukkan mereka ke dalam 2 buah koper dan dibawanya kepada Black Biker.
Lalu di tempat lain di malam yang sama, telah terjadi penculikan terhadap imigran gelap yang di lakukan oleh sekelompok orang tak di kenal. Sebelum aksinya suksek, Black Biker yang datang setelah bertemu dengan Izaya, membawa sabit hitamnya dan membekuk mereka. Salah seorang yang berhasil memukul helm yang di pakai Black Biker, menemukan kenyataan bahwa Black Biker sang legenda kota Ikebukuro tidak memiliki kepala!. Black Biker yang bernama asli Celty Sturluson bukanlah manusia, dia adalah Dullahan. Legenda menceritakan, sambil memeluk kepalanya yang putus ia menaiki kereta kuda roda dua yang diberi nama Coiste Bodhar dan menuju orang-orang yang ajalnya sudah dekat. Celty sudah 20 tahun mecari kepalanya, dia tidak bisa mengingat kenangan lamanya selain menyadari dirinya adalah Dullahan.
20 tahun lalu di Irlandia, dia terbangun di tengah hutan dan menyadari kalau kepalanya dan banyak kenangannya telah hilang. Kenangan berisi alasan atas semua yang ia lakukan dan ingatan masa lalu yang masih ada dengan jelas hanyalah kenyataan bahwa dirinya adalah Dullahan, namanya dan cara menggunakan kemampuannya. Lalu dia menyadari bahwa dia tidak berpikir dengan kepala dan bisa merasakan keberadaan kepalanya berada di jepang. Dia lalu memidahkan roh yag bersemayam di tubuh kuda dan keretanya kedalam kendaraan roda dua berwarna hitam yang ditemukan di gudang besi tua, lalu menaiki kapal menuju Jepang. Keberadaan dirinya di dalam kapal ditemukan oleh seorang anak kecil yang sekarang ini menjadi partnernya, Shinra Kishitani. Julukannya adalah ‘dokter praktek gelap’, dia hanya dokter biasa dengan pasien yang tidak biasa. Kerjaannya merawat luka tembak dan melakukan operasi plastik yang tak bisa dilakukan terang-terangan. Ayahnya juga seorang dokter, di tengah pelayaran ayahnya sempat mengatakan “Akan kusediakan tempat tinggal untukmu, kalau kau bersedia untuk ku bedah sekali saja”. Celty pun menerima tawaran itu tanpa perlu khawatir ayah Shinra akan mengumumkan penemuannya pada publik, pada dasarnya dia membedah makhluk ‘jenis baru’ hanya untuk kepuasannya sendiri. Dengan orang tua seperti itu ia memprediksikan bahwa Shinra tidak akan menjadi orang dewasa yang baik, dan memang begitulah kenyataannya, Shinra bahkan pernah menawari Celty untuk dibedah. Tapi belakangan Celty sering melihatnya sebagai lawan jenis, dan perlahan mulai mengerti perasaan yang disebut cinta.
Setelah Celty berhasil membekuk semua penculik, sekarang giliran geng Dollars yang menginterograsi mereka. Togusa Saburo sebagai anggota Dollars berusaha mencari tahu siapa bos dari kelompok orang yang menculik imigran gelap, dia menyekap seseorang di dalam mobil dan menghajarnya supaya mau bicara, namun nampaknya anak ini tidak mau bicara apa-apa karena takut akan mendapat hukuman yang lebih parah dari bosnya. Lalu datanglah Yumacchi (Walker Yumasaki) dan Erika Karisawa yang melanjutkan penyiksaan dengan peralatan sadis yang sudah mereka siapkan, sungguh penyiksaan yang mereka lakukan jauh lebih menyeramkan. Awalnya mereka hanya memperlihatkan beberapa komik dan berkata “Kau akan disiksa seperti isi komik yang akan kau pilih”, kalau tidak mau memilih dia akan dibunuh!. Dengan kebingungan anak yang ditangkap itu berusaha memilih satu komik yang kelihatannya aman, walau tidak tahu story komiknya paling tidak ia menghindari penyiksaan dari judul atau cover komik yang baginya menyeramkan. Akhirnya ia memutuskan Black Butler! (Story: Ciel Phantomhive mebuat perjanjian dengan seorang iblis dan mendapat bukti kontrak di mata kanannya berupa petacle terbalik).  Yumacchi dan Erika lalu menyiapkan peralatan penyiksaan mereka. Dia memakai Solder dan membuka lebar mata si korban sambil berkata “Baiklah tuan muda, mari kuukir bukti kontraknya. Nah, sebutkan siapa nama dalang dibalik semua ini”,  gaya bicara yang mirip sekali dengan isi komik . Sambil gemetar dan menangis ketakutan dia berteriak sekeras-kerasnya “HENTIKAAAAAN”. Lalu muncullah Kadota Kyohei yang memberi tahu temannya sesama anggota musuh sudah bicara, dia sendiri akhirnya mau mengatakan semuanya dengan memohon supaya dia tidak dibunuh. Dia berkata bahwa sebenarnya dia hanyalah seorang pegawai kantor di perusahaan pengiriman kecil yang melakukan pekerjaan apa saja, tapi itu cuma tampilan luarnya saja. Di balik perusahaan itu adalah perusahaan farmasi Yagiri, perusahaan yang belakangan sedang mengalami kemunduran, mereka menculik orang dan menggunakannya sebagai eksperimen. Setelah mengatakan semuanya akhirnya dia dibebaskan disuatu tempat.
Kadota yang memimpin interograsi dulunya adalah seorang pimpinan dari geng lain. Suatu hari dia mendapat e-mail dari Dollars yang isinya berupa penawaran untuk bergabung, nggak ada ikatan atau aturan apapun. Awalnya dia sama sekali tidak tertarik, tapi didesak dengan antusias oleh sekelilngnya. Dollars berorientasi pada tinggi rendahnya kedudukan dan di dalamnya terdapat berbagai kelompok, nggak ada yang bisa menebak siapa pendiri Dollars tapi yang paling memungkinkan menurut pemikirannya adalah Izaya.
Esok harinya di sekolah baru Mikado Ryugamin, saat sedang diadakan pemilihan pengurus kelas, Anri Sonohara dan Mikado Ryugamin diputuskan menjadi anggota komite kelas 1-A, Masaomi Kida (kelas 1-B) yang seenaknya ikut masuk kelasnya mengajak untuk mengencani cewek. Mereka lalu pegi ke taman sepulang sekolah, dan seperti biasa Kida dengan tingkat kepercayaan dirinya yang agak berlebih mengajak ngobrol banyak wanita yang lewat (bahkan pegawai kantor juga). Karena bosan melihat pemandangan itu, Ryugamin memutuskan untuk jalan-jalan di Sunshine 60 street, ia lalu menemukan Sonohara, cewek yang di taksirnya sedang digencet oleh cewek-cewek nakal yang sering mengganggunya waktu SMP. Sambil bersembunyi di balik tembok, Ryugamin pun memutuskan untuk menolong Sonohara, tapi entah dari mana datanya tiba-tiba Izaya telah ada dibelakangnya. Dia menepuk bahu Ryugamin sambil berkata “Kau mau menghentikan mereka, ya?” lalu menarik tangan Ryugamin dan melemparnya ketengah kelompok itu. Suasana menjadi buruk, nampak mereka marah pada Izaya setelah  ia berkata “Duh, menggencet itu tidak baik loh”. Lalu salah satu dari genk cewek itu pun mebalas sambil tertawa “Bukan urusan paman ^^”. Karena merasa kesal dibilang paman padahal usianya belum ada 23 tahun, Izaya membalas ucapan mereka lebih pedas lagi “Benar itu bukan urusanku, karena bukan urusanku jadi kalau kalian dipukuli atau mati disini juga bukan urusanku. Begitu juga kalau aku mau memukul atau menusuk kalian. Tapi aku nggak hobi memukul cewek, makanya akan kujadikan menginjak ponsel cewek sampai hancur sebagai hobi baruku”, dengan cekatan ia merampas salah satu ponsel milik cewek nakal itu dan menginjak-injak sampai hancur dengan tawanya yang seperti iblis. Kemudian cewek-cewek nakal itu lari ketakutan. Selanjutnya dia menatap mata Ryugamin dan berkata “Mikado Ryugamin, pertemuanku dengan mu bukanlah sebuah kebetulan tapi karena aku memang sudah menucarimu...” tiba-tiba sebuah tong sampah besar melayang menghantam tubuh Izaya. Izaya yang kesakitan menatap kesal orang yang baru muncul itu, “Aku ‘kan sudah bilang jangan datang ke lagi ke Ikebukuro! Izaya”, ucap seorang bartender berkacamata sambil menghisap rokoknya.
Shizu chan... mendengar kata itu dari mulut Izaya, seseorang yang bernama asli Shizuo Heiwajima mengangkat kembali tong sampah dan melemparkannya ke Izaya. Namun kali ini Izaya bisa menghindarinya dengan mudah dan kembali lidah tajamnya berkata “Kekuatan bodoh seperti biasanya, Shizu chan”. Shizuo menjadi semakin mengamuk, “Harus berapa kali kubilang jangan memanggilku seperti itu!”. Kelihatan Shizuo masih kesal pada Izaya yang telah membuatnya menanggung kesalahan yang tidak dia perbuat. Kini Shizuo, sang pembuat onar Ikebukuro mencoba melancarkan pukulannya ke wajah Izaya, sayangnya Izaya berhasil meghindar dan pukulan itu justru menghantam tiang reklame di belakangnya. Dia kemudian mencabut tiang reklame itu dan melemparnya pada Izaya, tapi lagi-lagi ia meleset dan hampir saja tiang itu mengenai Ryugamin, beruntung Simon Breznev (orang terkuat di Ikebukuro) datang dan menangkap tiang tersebut dan melerai perkelahian mereka, dia berkata “Shizuo, kalau berkelahi perut bisa lapar, kalau perut lapar sebaiknya makan Sushi” seperti biasa menawari makanan di restoran tempatnya bekerja. Izaya pergi dan Ryugamin-Sonohara juga ikut pergi di kesempatan itu.
Ryugamin dan Sonohara selanjutnya berhenti di sebuah cave, mereka lalu membicarakan Mika Harima yang tidak pernah masuk kelas. Menurut Sonohara, Mika sudah tidak pulang sejak sehari sebelum upacara masuk sekolah, dia bukannya menghilang tapi pergi untuk menyembuhkan patah hatinya. Dia juga mengatakan bahwa Mika punya kebiasaan ‘menguntit’ (Ryugamin menyemburkan susu yang sedang diminumnya kewajah Sonohara saat mendengar kata itu). Lalu yang menyebabkan Mika melakukan perjalanan patah hatinya, adalah teman sekelas mereka yang bernama Seiji Yagiri. Kebetulan, saat ujian masuk mereka duduk bersebelahan dan jatuh cinta pada pandangan pertama, lalu saat diganggu berandalan dia diselamatkan Seiji yang nggak sengaja lewat disitu, Mika pun langsung yakin kalau Seiji ditakdirkan untuknya. Ia sering datang kerumah Seiji tapi sosoknya menghilang di hari pertama masuk sekolah. Itu dikarenakan Seiji berusaha membunuhnya saat Mika melihat benda yang tidak seharusnya dilihat, sebuah kepala Dullahan.
20 tahun yang lalu, Namie kakak Seiji yang masih kecil di bawakan benda bagus dari kakeknya setelah pulang dari luar negeri. Bendah itu adalah sebuah kepala wanita (Dullahan), kemudian Namie yang sangat sayang pada Seiji memperlihatkan padanya kepala tersebut hingga membuat Seiji jatuh cinta pada kepala tersebut. Namie menyesali tindakannya tersebut, ia berpikir kenapa Seiji menyukai kepala itu dan bukannya dirinya?. Ia lalu memutuskan untuk melakukan penelitian dengan objek sosok yang telah melampaui hidup dan mati, Dullahan.
Suatu hari seseorang telah berhasil mencuri kepala dari laboratorium miliknya, pelakunya adalah Seiji yang telah membawanya pulang kerumah. Itu adalah hari dimana Seiji berusaha membunuh gadis penguntit yang menyebalkan, Mika lalu dibawa ke laboratorium dan bersedia diubah wajahnya oleh Shinra ‘sang dokter paktek gelap’ menjadi wajah Dullahan yang Seiji cintai (karena benar-benar mencintai Seiji yang pernah berniat membunuhnya). Bukan hanya itu Mika dipaksa meminum obat oleh Namie untuk menghapus ingatanya, tapi karena ia tidak mau kehilangan perasaan cintanya pada Seiji, dia pun kabur dari Laboratorium beberapa hari kemudian. Di saat yang bersamaan Black Biker (Cielty/Dullahan) yang sedang berkeliling mencari kepalanya menemukan anak yang wajahnya mirip dengan nya saat kebetulan berhenti untuk mendengarkan curhatan Shizuo. Tapi karena takut melihat Black Biker, ‘gadis itu’ kemudian bereriak histeris dan lari menjauhinya. Lalu saat Shizuo hendak mengejar gadis itu, tiba-tiba seseorang menusukkan bolpoin ke kakinya sambil berkata “Lepaskan Pacarku”, dia adalah Seiji. Seteleh membiarkan Celty mengejar gadis itu, Shizuo dan Seiji pun berkelahi. Shizuo bertanya “Anak itu pacar mu? Kenapa dia seperti itu? Siapa namanya?”, Seiji menjawab dengan bentakkan “Mana Kutahu!”. Karena kesal dengan jawaban itu Shizuo melemparnya tinggi ke atas dan jatuh di badan truk sebelum akhirnya tubuhnya mendarat di aspal. Shizuo kembali bertanya “Nggak tahu nama orang yang kau sukai? Nggak bertanggung jawab banget sih! Terus, gimana bisa kau mengatakan orang yang nggak tahu namanya sebagi pasangan takdirmu?”.  Seiji lalu menjawab “KARENA AKU MENCINTAINYA! NGGAK ADA JAWABAN LAIN! NGGAK ADA YANG BISA MENGGANTIKAN KATA CINTA”. Begitulah, akhirnya Shizuo melepaskannya karena beranggapan dia lebih menarik dari Izaya. Kembali ke inti cerita, ‘sang gadis’ yang memiliki bekas luka di lehernya terus berlari dan bertabrakan dengan Ryugamin di sebuah tikungan, dia meminta tolong pada Ryugamin untuk melarikan diri dari kejaran Black Biker. Ryugamin lalu berniat menyembunyikan ‘gadis itu’ di apartemen kecil nya dan berharap Black Biker tidak mengingat wajahnya. Sementara Seiji kembali kerumahnya dan menceritakan semuanya pada kakaknya Namie (saat dilempar Shizuo ke atas, Shinji bisa melihat pasangan takdirnya sedang berlari bersama Ryugamin), sang kakak yang memiliki perasaan menyimpang terhadap adiknya ini kemudian mencari alamat Ryugamin dan menyiapkan rencana penculikan esok harinya.
Esok harinya dikelas, Seiji dan Mika tidak masuk sekolah. Ryugamin mencoba membicarakan ini dengan Sonohara saat pulang sekolah, tapi sesampainya di gerbang sekolah dirinya dicegat oleh kekasih cewek nakal yang kemarin menggencet Sonohara untuk menanyakan keberadaan Izaya (dia bermaksud minta ganti rugi Hp yang telah dihancurkan). Ryugamin hanya menjawab “Dia bukan kenalanku”. Karena tidak percaya pada ucapannya, sang cowok bersiap menghajar wajah Ryugamin tapi kemudian datang Black Biker yang berniat menanyakan keberadaan ‘gadis itu’. Izaya yang kebetulan juga sedang menunggu Ryugamin melompat dan mengingjak-injak tubuh kekasih cewek itu sambil berkata dengan riangnya “Terimakasih, telah dengan sengaja menyiapkan laki-laki, karena tahu aku nggak hobi mukul cewek” lanjut “Benar-benar cewek yang mengagumkan :D mau ku jadikan pacar sih ;) tapi maaf... kau sama sekali bukan tipe ku. Jadi pergilah” sambil membanting Hp baru milik sang cewek, dia pun pergi sambi menangis. Kemudian dilanjutkan dengan pembicaraanya pada Ryugamin. Tapi  melihat lokasinya yang berada di depan gerbang sekolah di jam pulang ini, ia baru sadar kalo semua anak sekolah sedang memperhatikannya. Karena kikuk menghadapi Black Biker dan Izaya, dia memutuskan untuk pulang secepatnya. Tapi nggak disangka-sangka ternyata mereka tetap mengikuti di belakang Ryugamin sampai ke apartemennya. Disana sebelum masuk ke dalam apartemen, Black Biker meminta untuk bicara berdua dengan Ryugamin dan menceritakan identitasnya, nama aslinya dan kenyataan bahwa dia tidak memiliki kepala. Dia ingin menemui ‘gadis itu’ yang memiliki wajah yang sama dengannya hanya untuk memastikan kepala itu miliknya atau bukan. Lalu dengan pertimbangan yang cukup bijaksana, Ryugamin berkata akan masuk ke apartemen duluan untuk menjelaskan pada ‘gadis itu’ supaya tidak terjadi kesalah pahaman. Tapi sudah 5 menit berlalu sejak Ryugamin masuk dan belum kembali, karena panik mereka pun memutuskan untuk menerobos masuk dan menemukan Ryugamin yang sedang dibekuk orang suruhan Namie. Tapi dengan mudahnya mereka melarikan diri setelah menyadari posisi mereka dan karena target buruan mereka yang ternyata sudah tidak ada di dalam apartemen itu. Setelah mengetahui dalang dibalik masalah ini yaitu perusahaan Yagiri (yang belakangan merugi dan hampir merger) juga setiap masalah yang kelihatannya saling berkaitan, Ryugamin memutar otaknya dan dengan cekatan membuka laptopnya menuju ke sebuah situs “DOLLARS”. Dengan tawa kecil Izaya berkomentar “Jujur saja aku setengah nggak percaya...” bahwa ternyata murid SMA, Mikado Ryugamin adalah pimpinan Dollars!. “Kumohon bekerja samalah denganku untuk sementara ini, pionnya... ada ditanganku”, ucap Ryugamin. Izaya memberikan nomor Hp Namie sebagai rasa hormatnya, dan Celty bersedia membantu setelah dipertemukan dengan ‘gadis itu’. Ryugamin setuju karena sebenarnya ia telah meminta anggota DOLLARSnya yaitu kelompok yang diketuai Dotachin (Kadota) untuk menculik ‘gadis itu’ saat pelajaran sekolah berlangsung. Celty akhirnya dapat bertemu dengan ‘gadis itu’. Saat di tanya “Siapa nama mu?” gadis itu diam saja, eah mungkin karena hilang ingatan. Tapi kemudian sang gadis menjawan “Celty”, hal ini membuat Black Biker merasa bebas karena akhirnya kepalanya sudah di temukan, walaupun tubuhnya milik orang lain.
Malam harinya Mikado menghubungi Namie dan memintanya melakukan transaksi. Mereka pun sepakat dan bertemu di jalanan (karena mungkin Namie tidak akan berlaku kasar ditengah orang banyak). Dan langsung pada inti pembicaraan, Ryugamin mengakui kalau orang yang mereka cari ada padanya, dan sebagai syaratnya dia ingin Namie mengakui perbuatan yang telah dilakukan oleh adiknya Seiji yagiri terhadap Mika Harima. Tapi karena rasa cintanya pada Seiji yang teramat dalam, dia menolak tawaran itu dan memanggil bawahannya untuk menyerang. Ryugamin yang sudah memprediksi hal ini akan terjadi, mengambil ponselnya dan mengirim sebuah pesan keseluruh anggota DOLLARS yang isinya “ Saat ini, orang yang tidak melihat e-mail di ponsel adalah musuh. Jangan menyerang, tatap saja”. Seketika jalanan menjadi ramai dengan bunyi HP yang bergema, lalu semua anggota seperti yang diperintahkan menatap Namie dan bawahannya dengan hawa yang mengerikan. Celty juga ada di sana, dia datang dengan membawa sabitnya dan menyerang anak buah Namie, saat seorang musuh berhasil memukul helmnya dan membuat helm itu jatuh, kebanyakan orang di jalaanan itu berteriak dan kabur melihat tubuhnya yang tak berkepala, Namie pun berhasil kabur dikeributan itu.
Setelah kiranya keadaan sudah menjadi lebih tenang, tanpa disadari dari belakang Celty ditusuk oleh Seiji, walau tidak berhasil membunuhnya. Dia selanjutnya menuju sebuah truk dimana sang gadis berwajah Dullahan berada dan mengajaknya pergi. Sang gadis pun menerima ajakannya dengan senang hati. Tapi kemudian dicegat Ryugamin yang ingin tahu kebenaran semua ini, Seiji pun dengan santainya mengakui telah membunuh Mika si gadis penguntit. Dan karena merasa semua orang disekelilingnya berusaha menghentikannya, dengan mengatas namakan kekuatan cinta dia menyerang Ryugamin dengan sebuah pisau. Beruntung dia diselamatkan Celty, dan menyerang Seiji dengan sabit hitamnya. Saat tubuh Seiji hampir ditebas sabit itu, sang gadis dengan keberaniannya berusaha menghentikan Celty dan mengungapkan semuanya yang ingin mereka ketahui bahwa dirinya adalah Mika Harima. Celty yang menyadari bahwa kepala anak itu bukanlah kepalanya, bergegas pulang untuk meminta penjelasan Shinra. Lalu seiji yang sedang frutasi justru semakin terpuruk mendengarkan ejekan Izaya “Kau tidak bisa membedakan mana yang asli dan yang palsu, itu artinya cintamu terhadap kepala itu hanya sebatas itu. Terimakasih atas kerja kerasnya. Hahahahaha”.
Semetara itu disisi lain, Celty melabrak Shinji yang sesungguhnya tahu segalanya itu dan menghanjarnya. Sejak awal Shinji sudah tahu kalau kepala Dullahan ada di laboratorium, dia membuat Celty mencari kepalanya tanpa arah supaya dirinya tidak kehilangan Celty yang ia cintai selama 20 tahun.
Lanjut Izaya memulai obrolan dengan kawannya yang ia panggil Dotachin, dilanjutkan dengan menghampiri Ryugamin. “Sejujurnya aku kaget loh, hari ini tiba-tiba dibilang akan ada pertemuan, ternyata sampai sebanyak itu orang yang berkumpul” ucapnya. Awalnya ide tentang dollars tak lebih dari sebuah lelucon. Saat SMP, Ryugamin dan beberapa kenalannya yang menganggap idenya menarik bersedia bekerja sama membuat kelompok fiksi di Ikebuono dengan menyebarkannya di Internet, mereka menyebarkan informasi palsu dan menyebarkan situs mereka di dunia maya. Lalu jika ada orang yang ingin bergabung, mereka disuruh meminta password diam-diam lewat anggota yang mereka kenal. Setiap hari jumlah anggota semakin bertambah dan postingan yang muncul di situs juga semakin banyak. Karena sejak awal menganggap sebagai lelucon, Ryugamin dan kenalannya berniat meninggalkan situs tersebut. Tapi rasanya, ada orang selain mereka yang menyebarkan situs ini sehingga anggota yang ada semakin banyak. Akhirnya Ryugamin sendiri yang memutuskan untuk mengelola Dollars setelah 2 kenalannya pergi meninggalkan situs itu.
“Oh ya” ucap Izaya sebelum pergi “Bahkan di Internet aku selalu mengawasimu loh, habis aku ingin tahu orang bodoh yang mendirikan organisasi bodoh macam Dollars. Bye! Berjuanglah Taro Tanaka”. Ryugamin kaget kenapa Izaya mengetahui Nick Name nya di forum... lalu akhirnya dia ingat saat Izaya memanggil Kadota dengan sebutan Dotachin, Kanra teman chatingnya yang tahu banyak tentang Ikebuono dan Dollars pernah bilang “Dotachin juga disebut dewa kematian”, jangan-jangan Kanra adalah Izaya!.
Perusahaan Yagiri mulai hancur, Namie berusaha keras untuk menyembunyikan kepala itu dari Celty yang terus mencarinya. Dia kemudian mencari tempat yang dirasa paling aman untuk menyenbunyikannya, yaitu Izaya. Ternyata dia juga menginginkan kepala itu, baginya kepala itu adalah sosok Valkyre yang mengembara di dunia (dewi yang membimbing roh para prajurit yang telah bertarung dengan gagah berani menuju istana dewa Odin, tempat yang bagaikan surga). Dia yakin kalau kepala itu hidup, tapi matanya tertutup karena saat ini Jepang sedang tidak berperang. Karena itu ia berniat membuat perang di Ikebukuro dan mengendalikannya. Dia lalu mengajak Namie bergabung dengan Dollars, karena beranggapan bahwa Celty tidak akan menduga kalau kepalanya ada dalam organisasinya sendiri. Sesungguhnya orang dibalik kesuksesan Dollars adalah Izaya, dialah yang telah mengumpulkan orang di tengah jalan untuk bergabung dan selanjutnya ia terus mengawasi Mikado Ryugamin.

Selesai~
DRRR!! (Durarara)
Story: Ryohgo Narita
Character Design: Suzuhito Yasuda
Author: Akiyo Sato