Sabtu, 03 Maret 2012

BAKUGAN

Suatu hari, kartu-kartu berjatuhan dari langit dan kemudian di ambil oleh anak-anak di seluruh dunia. Dari dalam kartu tersebut muncul monster yang di beri nama Bakugan, kemudian anak-anak di seluruh dunia menciptakan battle game populer tanpa tahu bahwa kartu-kartu tersebut berhubungan dengan dunia lain yang di sebut Vestoria. Pada saat game ini di mainkan, waktu di dunia nyata seolah berhenti dan anak-anak bebas bertarung di Gate Card mereka menggunakan Bakugan dan Ability Card. Terdapat 6 attribute/sifat Bakugan yaitu Pyrus (api), Ventus (angin), Aquos (air), Subterra (tanah), Haos (cahaya), dan Darkus (kegelapan). Lalu dengan menyerukan “Bakugan Shoot!!!” saat akan melempar Bakugan ke salah satu Gate Card artinya pertarungan Bakugan sudah dimulai. Kemudian, berkumpul lah 6 orang anak terbaik dari masing-masing attribut Bakugan dan menyebut diri mereka Brawlers. Mereka adalah Daniel ‘Dan’ kuso, Shun Kazami, Marucho Marukura, Julie Makimoto, Runo Misaki, dan Alice Gehabich. Para Brawlers kemudian terjebak dalam suatu pertarungan penentuan nasib Vestoria (dunia tempat asal Bakugan) melawan musuh mereka yaitu Masquiraide. Pada puncak cerita Bakugan Battle Brawlers, dunia Vestoria akan kehilangan keseimbangannya dan kemudian menyatu dengan dunia manusia di karenakan evil Bakugan bernama Naga bermaksud mengambil Silent Core yang menjadi penyeimbang 2 dunia itu. Naga bekomplot dengan seseorang bernama Michael yang ternyata adalah kakek dari Alice, sosok asli dari Masquiraide. Di sinilah Dan Kuso bersama teman-temannya memutuskan melawan Naga untuk mengambil kembali Silent Core dan mencari Infinity Core untuk menyelamatkan dunia manusia dan dunia Bakugan.
Setelah seri Bakugan Battle Brawlers yang berjumlah 52 episode ini selesai, Dan Kuso sang tokoh utama yang selalu bersemangat ini masih melanjutkan kisahnya di Bakugan New Vestroia. Ceritanya di mulai dari datangnya Brawlers (Dan & Marucho) ke New Vestoria dan mengetahui tempat itu telah di jajah oleh alien. Mereka lalu bertemu dengan warga Vestal yaitu Mira, Baron, dan Ace memutuskan bekerja sama bertempur melawan musuh baru mereka yaitu Vexos. Tak ketinggalan Sun Kazami juga ikut serta dalam pertempuran ini. Dengan begitu, new Brawlers telah terbentuk dan tugas mereka adalah menghancurkan 3 Dimension Controllers milik musuh yang membuat semua Bakugan tidak bisa berubah ke bentuk asli mereka walaupun berada di Vestoria. Putus asa menghadapi kekuatan musuh, Dan bersama Drago bertemu dengan Ancient Warrior tipe Pyrus lalu memperoleh kekuatan baru yang membuat tubuh Drago berevolusi. Tapi sayangnya keenam Ancient Warriors berhasil di kalahkan oleh raja Zenoheld dari Vestal dan mengambil kekuatan mereka untuk menghancurkan semua Bakugan. Zenoheld bahkan menciptakan senjata untuk meningkatkan kekuatan bakugannya dengan memasang Battle Gear di tubuh Bakugan miliknya sendiri. Dengan begini kekuatan Zenoheld yang sekarang jauh melebihi kekuatan Brawlers, bahkan Drago yang sudah berevolusi pun tidak mampu menghadapinya. Tapi ini bukanlah akhir dari Brawlers, jika tidak bisa menyerang maka lebih baik memanfaatkan kekuatan musuh. Walaupun awalnya Drago menolak menggunakan Battle Gear tapi karena itu satu-satunya cara menghentikan raja Zenoheld maka Drago bersedia memasang senjata penghancur itu di tubuhnya dengan mendapat bantuan dari Guz dan Spectra, anggota Vexos yang telah bergabung dengan pihak Dan setelah dikalahkan Drago dalam sebuah pertarungan. Spectra kembali menjadi pribadi aslinya yaitu Keith Clay kakak Mira, lalu perlahan tim Vexos mulai hancur ketika Votl dan Lynch memutuskan untuk keluar. Sedangkan pangeran Hydron yang menyadari ayahnya sudah bertindak diluar batas memutuskan untuk menyelesaikan semuanya seorang diri.
Setelah mengalahkan Zenoheld, Dan kembali ke bumi bersama Drago. Di season 3 dengan judul Gundalian Invaders ini, Marucho menciptakan Bakugan Interspace (tempat battle game Bakugan) dibantu teman barunya Ren. Ren bukanlah makhluk  bumi, dia adalah alien yang membutuhkan pertolongan para Brawlers untuk menyelamatkan Gundalia planetnya dari serangan Neathia. Awalnya semua Brawlers percaya dengan pengakuan Ren, tapi tidak dengan Sun Kazami yang telah mendapatkan informasi sebenarnya dari putri Fabia yang mengaku bahwa Gundalia lah yang menyerang Neathia. Ren yang berbohong lalu meninggalkan Bakugan Interspace dan Brawlers setuju untuk membantu Neathia melawan Gundalia. Sementara itu, Ren mulai mencurigai Barodius (Kaisar jahat Gundalia) dan dengan perasaan bersalah bergabung kembali dengan Brawlers. Sangat disayangkan, Jake telah diculik oleh Kazarina dan dicuci otaknya. Jadi, Browlers memutuskan pergi ke Gundalia untuk menyelamatkannya, kemudian bergabung dengan Nurzak (penasehat Gundalia yang menentang Barodius karena melihat dia hanya akan membawa Gundalia kedalam kehancuran) dan Mason Brown. Disaat bersamaan, Gundalia melancarkan serangan terakhir pada Neathia. Para Brawlers bergegas kembali untuk melindungi planet Neathia sementara Dan dan Barodius bertarung habis-habisan untuk yang terakhir kalinya. Ren dan timnya Mason, Jesse Glenn, Lena Isis dan Zenet Surrow terbebas dari kendali pencucian otak setelah Kazarina tewas. Linehalt menggunakan kekuatan tersembunyinya untuk memulihkan Neathia, disaat Barodius dan Dharak dihancurkan oleh kekuatan dahsyat yang dimiliki Sacred Orb (merupakan Orb yang Barodius incar), berkat itu Drago berevolusi menjadi Titanium Dragonoid dan mendapat status sebagai pemimpin dari seluruh Bakugan.
Berikutnya dengan cerita baru di Bakugan season 4 Mechtanium Surge, tim Brawlers yang terkuat di Interspace akan mengahadapi kehancurannya di hadapan 2 tim hebat Anubias dan Sellon. Masalah menjadi semakin buruk, Dan dan Drago terus mengalami penderitaan oleh mimpi yang mereka dapat dari Mag Mel dan Razenoid. Alasan itu membuat Drago sering kehilangan kendali saat bertarung dan kadang mengancam hidup anak-anak di Interspace, ia pun mulai kehilangan fansnya. Shun dan Marucho tidak bisa menolong apapun, sementara Dan terus diam dan berusaha menyelesaikan masalahnya sendiri. Dan yang hilang kendali bahkan pernah hampir membuh Anubias dalam suatu pertarungan, entah kenapa setelah kejadian itu semua fans Dan tidak peduli lagi padanya, dia lalu memutuskan untuk pergi ke Vestoria untuk berlatih berasama Drago. Shun yang kemudian menjadi pemimpin Brawlers berfikir bahwa dia harus mengembalikan kejayaan Brawlers, dia menjadi semakin dingin dan hanya mengikuti opininya sendiri, tapi Marucho mencoba menasehati Sun bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik. Paige dan Rafe memutuskan untuk belajar dari mereka, tapi yang ada mereka justru mengacau. Sementara itu, Dan yang telah berhasil mengontrol kekuatan Drago telah bersiap kembali ke bumi dan akan bergabung kembali dengan Shun, Marucho, Paige, dan  Rafe di Brawlers. Dari sinilah pertarungan sesungguhnya akan dimulai.
Saat Chaos Bakugan mulai menghacurkan Interspace, Spectra muncul untuk menolong Brawlers menghancurkan banyak Chaos Bakugan. Lalu Dan kembali, Zenthon mengatakan hal mengenai Mag Mel (tapi setelah itu Spectra pergi karena kecewa dengan perubahan Dan). Dan lalu mendapat mimpi bahwa Gundalia tempat tinggal Ren telah di serang oleh Mag Mel. Dia memberitahukan hal ini pada yang lainnya tapi Brawlers mengabaikan hal itu dan melarang Dan pergi, Dan yang kesal berniat pergi sendirian untuk menyelamatkan Gundalia (dunia tempat tinggal Ren). Tapi sebelum pergi Dan berkata dengan emosional bahwa dia adalah seorang Browler yang tidak akan lari dari pertarungan.
Mereka kemudian berhadapan dengan Mag Mel dan mendapatkan Interspace sedang dihancurkan dan kembali ke Bumi untuk menyelamatkannya tapi mereka di jebak dan harus menemukan cara untuk menyelamatkan gerbang, kunci, pertarung dan interspace. Selanjutnya, Anubias dan Sellon mengungkapkan bahwa mereka adalah wujud articifial life yang di ciptakan oleh Mag Mel untuk menjamin kebangkitan dan suksesnya mengambil kunci Dan. Dalam suatu pertarungan baru, Dan mengetahui bahwa Mag Mel adalah Barodius, dia selamat saat di Neathia setelah ditransport ke dark reversed dimension oleh Code Eve. Dia bermaksud menghancurkan Bumi, Gundalia, Neathia, Vestal dan New Vestroia dengan mengirim peradaban ke dark reversed dimension. Sebelum menghilang dia berkata bahwa akhir kematiannya akan menyebabkan bahaya lain kepada Dan & Drago.
Beberapa bulan kemudian, Bakugan Land menunjukkan sebagai tempat yang damai, manusia kini bisa berkomunikasi dengan Bakugan dari New Vestoria. Tidak semuanya baik ketika 4 Mechtogan yang telah hancur terbebas dari Bakugannya memulai meneror tempat itu. Tidak hanya itu, tapi beberapa musuh yang disebut Wiseman muncul bersama Ancient Bakugan yang disebut Nonets.

Selesai~

Ada juga Versi manga nya yang berjudul BakuTech! Bakugan karya Singo Maki yang sepertinya akan di buat versi anime oleh TMS Entertainment pada April 2012 di TV Tokyo. Nah kalian Bakugan Lovers tunggu saja dan berharap serial itu di tayangkan di Indonesia.





Video: Dan vs Spectra